Buku Resep Online ini berisikan resep-resep favorite keluarga kami yang kami ambil dari berbagai sumber yang telah menginspirasi dapur kami secara luar biasa.

Anda diperkenankan untuk melihat-lihat dan mencoba resep yang ada disini. Percayalah memasak dan membuat kue itu sungguh asyik dan menyenangkan lho...tidak sesulit yang anda bayangkan. Bahkan bisa melibatkan seluruh anggota keluarga.


Showing posts with label Masakan. Show all posts
Showing posts with label Masakan. Show all posts

Wednesday, March 6, 2013

Oseng Pare



Naaahh....kalau ini masakan kesukaanku yang setiap aku bikin, hanya dirikulah yang makan hahahahaha....suami dan anak-anak bahkan ART di rumah cuman nyengir tiap kali aku  masak ini. Ya sud tak mengapa, malah puas tho semua dimasak dan dimakan sendiri hahahaha....

Oseng pare ini enak sekali bila ditambahkan ikan teri asin, cuman karena aku memilih mengurangi konsumsi garam aku pilih oseng pare polos sajah. Itupun sudah sangat sedap dan sanggup membuatku nambah nasi putih anget, hiks hiks hiks...more karbo deh *gubraakksss*

Bahan - bahan :

3 buah pare ukuran sedang
10 buah cabai rawit merah besar (mau ditambah cabai keriting atau cabai hijau silahkan, sesuai selera anda)
3 siung bawang putih, iris tipis
7 siung bawang merah, iris tipis
3 lembar daun salam
2 cm laos, keprek
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1 1/2 sdm minyak goreng


Cara Membuat :

1. Siangi pare, buang isinya, potong kecil-kecil.

2. Tambahkan 1 sdt garam, remas-remas potongan pare dengan garam, kemudian cuci bersih, tiriskan dan sisihkan.

3. Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan potongan cabe rawit, aduk-aduk hingga layu.

4. Masukkan potongan pare, aduk rata, tambahkan daun salam, laos, garam dan gula pasir, aduk merata dan cicipi hingga selera, kemudian segera angkat dari api dengan kondisi parenya masih 1/2 matang. Sajikan bersama nasi putih hangat, yuuummm!!

Orek Tempe



Orek Tempe ini adalah jenis masakan sederhana yang lezat. Ruth dan Jonathan aku perkenalkan kepada orek tempe sejak mereka masih usia dini, 12 bulan...saat mereka sudah bisa makan garam gula, kecap...itu saatnya aku mengolah orek tempe sebagai menu makan sehari-hari. Tentunya kalau untuk Batita, pemakain garam dan gula seminimal mungkin.

Beranjak makin besar, tentu lidah mereka sudah gak se-plain dulu lagi. Makanya aku berani menambahkan cabai di orek tempe buatanku. Pembuatannya cukup mudah, hasilnya enak gak keras, tetap empuk tapi juga kering gak berminyak apalagi berair. Pas saja.

Resepnya sebagai berikut,

Bahan - bahan :

1 papan tempe ukuran sedang
3 siung bawang putih, iris tipis
8 siung bawang merah, iris tipis
2 buah cabai merah besar, iris serong tipis
3 lembar daun salam
2 cm laos, keprek
50 gr gula merah, sisir halus
1 sdt garam
3 sdm kecap manis
1 1/2 sdm minyak goreng untuk menumis
1/4 cangkir air


Cara Membuat :

1. Potong-potong tempe ukuran memanjang 2cm x 0,5cm.

2. Goreng tempe setengah matang, tiriskan dan sisihkan.

3. Panaskan minyak dalam penggorengan, tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum, masukkan irisan cabai dan masak sampai layu.

4. Masukkan tempe yang sudah digoreng setengah matang, tambahkan gula merah + garam + kecap manis + air + daun salam + laos + air secara berurutan sambil diaduk rata dan kecilkan api. Cicipi sampai sesuai selera.

5. Aduk-aduk sampai bumbu meresap dan air asat, angkat dari api, sajikan.

Tuesday, March 5, 2013

Opor Ayam Tahu



Seperti yang aku bilang di postingan sebelumnya, temen tumis taoge kacang panjang di meja makan kami adalah Opor Ayam Tahu :-)

Opor Ayam Tahu ini masakan kesukaan Ruth, terutamanya sekali. Ni anak gak ada bosennya sama opor, dan saat dia minta dimasakin opor ayam tahu kesukaannya memang kondisi tubuh Ruth sendiri sedang kurang fit karena batuk pilek.

Seperti biasa, kalau sudah melibatkan santan dan kemiri, maka aku sama sekali tidak pernah menumis bumbu, semua langsung masuk cemplung bareng dengan santan dan rasanya pun tetap sedap.

Bahan - bahan :

1 ekor ayam, siangi, buang semua kulitnya (kalau saya) potong 12 bagian
1 buah jeruk nipis
10 buah tahu goreng
10 butir kemiri
5 siung bawang putih
10 siung bawang merah
1/2 sdm ketumbar
1 sdt lada bubuk
3 cm jahe
5 cm lengkuas
5 cm kunyit
3 batang serai
 5 lembar daun salam
7 lembar daun jeruk
1/2 sdm garam
100 gr gula merah, sisir halus
500 liter santan kental dari 1 butir kelapa
1 liter air
bawang merah goreng untuk taburan


Cara membuat :

1. Lumuri ayam dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama 30 menit, sisihkan.

2. Haluskan kemiri + bawang putih + bawang merah + ketumbar + jahe + lengkuas + kunyit.

3. Siapkan panci, alasi dasar panci dengan daun salam + daun jeruk + serai. Susun ayam diatasnya, tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan + garam + gula merah sisir + lada bubuk + air. Masak dengan api kecil sampai mendidih dan ayam empuk.

4. Tambahkan tahu, aduk rata sampai mendidih. Tambahkan santan, aduk-aduk terus jangan sampai santan pecah. Jangan lupa cicipi sampai rasa yang pas selera.

5. Saat menyajikan tambahkan bawang goreng. Yummmm!

Angsio Ceker (Kaki) Ayam

Ayam...dan ayam lagi...huehehehehe....semoga yang melongok ke blog ini gak bosen ya :-)

Ceker ayam niy, kesukaan kami sekeluarga. Mau diapain aja pasti lahap. Nah...dari sekian resep yang sudah aku coba, yang belum pernah dicoba sama sekali adalah Angsio Ceker Ayam. Tiap kali kami pergi ke chinese restoran or dimsum place, anak-anak akan tanya : "Ma, bisa bikin ginian nggak Ma?." Dan dengan PD nya aku akan menjawab : "Bisa!." Anak-anak akan tanya lagi : "Kapan????."


Maka jadilah di sebuah weekend aku akhirnya memantapkan diri membuat Angsio Ceker Ayam berdasarkan resep dari NCC (Natural Cooking Club). Resep ini tentunya mengalami modifikasi di dapurku seperti biasa karena ada juga bahan yang gak tersedia di rumah hehehehe....Berikut resepnya ya,

Bahan-bahan :

1 kg ceker ayam
5 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
2 cm jahe, keprek
1 sdm saos tiram
2 sdm kecap asin
2 sdm kecap mushroom (ini gak pake - gak punya)
2 sdm angciu
3 sdm gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt kaldu bubuk
1,5 liter air
1 sdm angkak, haluskan
2 buah cabe merah besar iris
1 sdm minyak wijen
1 sdm kanji / tepung tapioka encerkan dengan air

Cara Membuat :

1. Bersihkan ceker, goreng hingga benar-benar kering. Rendam ceker dalam air es selama kurang lebih 3 jam.


2. Tumis bawang putih sampai harum, tambahkan jahe dan masukkan ceker, aduk cepat merata.

3. Masukkan air, tambahkan saos tiram + kecap asin + kecap mushroom + angciu + gula pasir + garam + lada bubuk +  kaldu bubuk + angkak. Aduk merata, rebus ceker dengan api kecil sampai empuk dan bumbu meresap, boleh pakai panci presto.

4. Ketika ceker sudah empuk, bumbu meresap dan air tinggal sedikit, masukkan minyak wijen, aduk merata.

5. Tambahkan larutan tepung kanji, aduk cepat kembali. Terakhir masukkan irisan cabai merah, aduk rata dan sajikan.

Hasilnya....yuuummmm!!! aku tanya ke Jeff dan anak-anak semua angkat jempol. Mereka bilang rasanya sudah plek sama seperti yang di resto. Uhuyyyy!!!

*) Notes : harap hati-hati saat menggoreng ceker hingga kering karena ceker saat digoreng sering meletus.

Ayam Kari



Naaahh....ini yang aku bilang di postingan sebelumnya bahwa pada saat proses memasak Ayam Bakar ala Padang, ternyata aku menemukan bahwa dalam proses masak tersebut, exactly dengan bumbu yang sama, dapat tercipta pula Ayam Kari yang lezaaaatttt!!....bedanya kalau bikin ayam Kari nggak perlu dibikin asat airnya, cukup kuahnya asat separo. Hasilnya benar-benar mantap, dan senangnya lagi Ruth dan Jonathan sukaaa bangettt....

Oh ya, dalam setiap masakan yang aku buat dengan pemakaian santan dan kemiri, bisa diperhatikan selalu prosesnya aku tak pernah menumis bumbu, tapi langsung direbus. Mengapa demikian? karena santan dan kemiri sudah menghasilkan minyak, aku gak mau lagi nambah minyak dalam masakan yang aku hasilkan.

Apakah langu hasilnya? Ehm...entah hidung dan lidahku yang nggak sensitif, tapi menurutku baik-baik saja, bahkan Jeff pun memuji. Bedanya, masakanku tetap lezat tanpa ada rasa mbleneg dari minyak berlebihan.

Resep Kari Ayam ini plek ketiplek sama resep ayam panggang ala padang sebagai berikut,

Bahan-bahan :

2 ekor ayam kampung masing-masing potong 4



1 buah jeruk nipis
20 butir bawang merah
10 siung bawang putih
20 butir kemiri
1 sdm ketumbar
1 sdt lada bubuk
10 cm kunyit
5 cm jahe
7-8 cm lengkuas
2 liter santan dari 1 butir kelapa
3 batang serai memarkan
5 lembar daun salam
8 lembar daun jeruk
6 buah cabe merah besar buang bijinya
75 gr gula merah
1 1/2 sdm garam (kalau kurang asin silahkan ditambah)

Cara Membuat :

1. Kucuri ayam yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, sisihkan.

2. Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk, daun salam dan serai

3. Rebus ayam dengan santan dan bumbu langsung tanpa bumbu perlu disangrai. Tambahkan daun jeruk, daun salam dan serai yang sudah di keprek pangkalnya. Masak dengan api kecil sampai ayam lunak dan bumbu meresap. Bila santan / air sudah berkurang setengahnya, matikan api.

Monday, November 26, 2012

Cumi Saus Tiram



Setelah udang, giliran kita menggauli cumi, hihihihi.....seafood yang uenak tapi juga full kolesterol yaaa....aku dan Jeff cukup mengambil seuprit, the rest biarlah anak-anak yang menghabiskan. Usia Ruth dan Jonathan masih membutuhkan gizi yang cukup dari seafood untuk perkembangan otak mereka.

Kali ini cuminya dimasak saus tiram. Minggu depan giliran cumi goreng tepung, ntar diposting juga deh resepnya. Waktu mencoba memotret step by step, as usual karena dikejar deadline, jadi ada beberapa ingredients yang kelewat di foto hihihihi...dah gitu ternyata gak bisa pun step by step karena udah diburu waktu penyajian. Tapi semoga saja penjelasan resepnya jelas dan bisa bermanfaat untuk pembaca blog Buku Resep Emak yaaa....

Bahan-bahan :


500 gram cumi ukuran sedang, buang tintanya, bersihkan dan potong-potong melingkar seperti cincin
1 buah jeruk nipis
1 cm ruas jahe, keprek
1/2 buah bawang bombay ukuran sedang, iris halus
5 siung bawah putih, cincang halus
1 sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng
1 sdm kecap manis
1 sdt kecap asin
2 sdm saus tiram
3 sdm kecap inggris
1 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
2 sdt gula pasir
3 lembar daun bawang, potong dadu 1cm


Cara Membuat :

1. Dalam wadah, kucuri cumi dengan air perasan jeruk nipis, tambahkan 3 siung bawang putih cincang, jahe, kecap inggris, kecap manis, kecap asin, garam, lada bubuk dan gula pasir. Tutup dengan plastik wrap, simpan di lemari es kurang lebih 30 menit - 1 jam sampai bumbu meresap.



2. Panaskan minyak wijen dan minyak goreng dalam wajah, tumis 2 siung bawang putih cincang + bawang bombay sampai harum dan layu.

3. Masukkan cumi beserta seluruh bumbu peraman, aduk merata tambahkan kurang lebih 2 menit. Tambahah saus tiram, aduk-aduk lagi selama 2  menit.

4. Masukkan irisan daun bawang, aduk merata, angkat dari api.

Udang Goreng Mentega



Udang lagiii....yup yuppp....berhubung Ruth dan Jo penggemar udang dan cumi jadi Mama nya harus selalu menghadirkan menu ini di rumah kala punya waktu untuk memasak di akhir pekan. Kali ini bosen ya kalau udangnya dimasak teriyaki  melulu....putar otak dan cling! Bagaimana dengan udang goreng mentega? dicoba yukkksss.....

Resepnya sebagai berikut, as usual...simple dan cepat saja ala Mamanya Ruth dan Jo hehehehe....

Bahan-bahan :

500 gram udang, kupas, buang kepala dan ekor, bersihkan
1 buah jeruk nipis
1 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
1/2 cm ruas jahe, keprek
6 siung bawang putih, cincang halus
3 lembar daun bawang, iris halus
1 sdt kecap asin
1 sdt gula pasir
1 sdm mentega
1 sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng


Cara Membuat :

1. Dalam mangkok besar, kucuri udang yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis, taburkan 1/2 sdt garam dan 1/4 sdt lada, masukkan jahe keprek, aduk merata, tutup dengan plastik wrap dan simpan dalam lemari es selama kurang lebih 30 menit.

2. Panaskan 1/2 sdm minyak wijen + 1/2 sdm minyak goreng dalam wajan, tumis bawang putih cincang sampai harum kekuningan, angkat, sisihkan.

3. Panaskan 1/2 sdm minyak wijen + 1/2 sdm minyak goreng dalam wajan, tumis udang sampai setengah matang tambahkan kecap asin, sisa garam, lada bubuk dan gula pasir. Aduk-aduk sampai merata kurang lebih 2 menit.

4. Masukkan mentega, biarkan meleleh dan aduk cepat sampai merata, tambahkan bawang cincang yang sudah digoreng dan irisan daun bawang. Aduk merata, angkat dari api.

Note : Seperti biasa tips kalau memasak udang dan cumi, jangan terlalu lama berada di atas api. Aku biasa memasak diatas api tidak sampai lebih dari 5 menit untuk bisa mendapatkan hasil udang atau cumi yang masih lembut dan manis.

Monday, November 12, 2012

Sapo Tahu Udang Sayuran



Ruth lagi mogok makan ikan karena trauma dengan duri ikan yang menyangkut di kerongkongan dia beberapa waktu lalu. Ruth lebih memilih mengkonsumsi ayam, udang dan cumi. Untuk saat ini mood nya baru itu. Jo juga weekend kemarin sedang demam, aku harus memasak sesuatu yang membangkitkan selera anak-anak supaya kondisi tubuh mereka tetap fit. Setelah melihat bahan-bahan yang dijual oleh tukang sayur mobil keliling di depan cluster, aku pun memutuskan untuk membeli bahan-bahan untuk membuat Sapo Tahu Udang Sayuran. Untuk sayurannya pun aku pilih yang menjadi kesukaan Ruth dan Jo, yaitu wortel dan brokoli.

Membuat Sapo ternyata gak sesulit yang dibayangkan, sangat mudah. Sayurannya boleh apa aja, proteinnya bisa pakai irisan ayam fillet, irisan ikan fillet, ditambah cumi pun, semuanya sedaapp....Yuukksss mari dicoba....resepnya sebagai berikut :

Bahan - bahan:

500 gr udang ukuran sedang, kupas bersih hilangkan kepala dan bersihkan dari bagian kotorannya
3 buah tofu telur rasa udang
1 cup minyak goreng
1 buah wortel ukuran besar, potong menyerong
1/2 brokoli, siangi dan potong kecil-kecil
3 lembar daun bawang, potong 2cm
1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris halus
3 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
1 sdm minyak goreng
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam
2 sdt gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1 sdm kecap asin
1 sdm saus tiram
1/2 sdm angciu
1 sdm maizena dilarutkan dalam 1/2 cup air
1 1/2 liter air

Cara Membuat:

1. Potong bagian tengah tofu, keluarkan isi tahunya kemudian potong-potong kira-kira 1cm.

2. Panaskan minyak dalam penggorengan kemudian goreng tofu sampai kecoklatan, angkat tiriskan, sisihkan.

3. Panaskan minyak goreng + minyak wijen. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu dan harum. Masukkan udang, aduk-aduk sekitar 2 menit sampai setengah matang.

4. Tuang air, tambahkan saus tiram, kecap asin, angciu, garam, lada bubuk, dan gula pasir. Aduk-aduk hingga merata.

5. Tambahkan wortel, aduk rata dan didihkan sekali. Tuang larutan maizena. Aduh cepat merata.

6. Masukkan brokoli dan potongan tofu goreng, aduk rata. Tambahkan daun bawang, aduk rata cepat dan langsung matikan api.

7. Pindahkan masakan kedalam mangkok Sapo dan siap dihidangkan.

Note : Memasak chinese food harus selalu dengan api besar dan dalam waktu yang cepat supaya sayuran tetap terjaga warnanya cantik dan juga protein tidak over cooked sehingga keras dan kenyal yang mengakitbakan pengurangan cita rasa.

Ayam Kecap aka Semur Ayam



Ayam Kecap atau Semur Ayam ini adalah sebuah  makanan sederhana yang kalau pembuatannya tepat rasanya meresap sedep banget. Yang membedakan masakan ayam kecap buatan Mamanya Ruth dan Jo dengan buatan mbak ART di rumah yang pernah mencoba bikin juga adalah, proses dalam memasak ayam ini. Proses merebus ayam dalam bumbu kecap yang aku lakukan lebih lama dan dilakukan dengan api kecil secara telaten supaya hasilnya benar-benar cantik dan bumbunya meresap sempurna. Terbukti masakan ayam kecapku selalu jadi idola hehehehe...satu hal lagi, supaya lebih sehat no kulit dan lemak ayam disini ya hihihihi.....maaf aku nggak fotoin step by step nya. Belum sempat, semoga next time masak lagi kerekam step by stepnya sehingga bisa melengkapi resep di blog ini.

Bahan-bahan:

1 ekor ayam
3 siung bawang putih, keprek kemudian cincang halus
5 siung bawang merah, iris halus
1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris halus
3 lembar daun bawang, potong-potong 1-2cm
1 buah tomat ukuran sedang
1 sdm minyak goreng
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1/3 cup kecap manis
1 sdm kecap asin
1 1/2 liter air

Cara Membuat:

1. Potong ayam menjadi 8 - 12 bagian, buang bagian kepala dan ceker, buang kulit dan lemak ayam yang menempel pada daging.

2. Panaskan campuran minyak goreng dan minyak wijen. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum kemudian masukkan irisan bawang bombay aduk-aduk sampai bawang bombay layu dan berbau harum.

3. Masukkan potongan ayam, aduk-aduk sampai tercampur dengan bumbu tumisan.

4. Masukkan air, tambahkan garam, gula pasir, lada bubuk, kecap manis dan kecap asin. Aduk hingga semua tercampur rata, kecilkan api dan masak dengan api kecil sampai sekitar 1 jam dengan sesekali diaduk dan ayam di bolak balik supaya bumbu meresap secara merata.

5. Setelah kondisi air sudah kira-kira tinggal 1/3 atau orang Jawa bilang nyemek, masukkan potongan daun bawang dan tomat. Aduk cepat sekali lalu matikan api.

Tuesday, September 25, 2012

Prawns Teriyaki



Bosan dengan chicken or beef teriyaki? Cobain resep satu ini deh....aku bereksperimen dengan Prawns Teriyaki dikarenan Ruth dan Jo yang suka dengan tekstur udang yang lembut apabila kita memasaknya dengan tepat. Ini adalah kali kedua aku memasak prawns teriyaki dan akhirnya memutuskan untuk membukukannya di buku resep online.


Bahan-bahan:


1 kg udang ukurang sedang
1 buah bawang bombay ukurang sedang, iris tipis
5 siung bawang putih
1 cm jahe, keprek
2 batang daun bawang, potong dadu
5 sdm saus teriyaki
3 sdm kecap manis
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
1 1/2 sdm minyak wijen
1 1/2 sdm minyak goreng

Cara membuat:

1. Kupas udah bagian kepala, ekor, dan kulitnya, jangan lupa bersihkan juga kotorannya. Cuci bersih sisihkan.

2. Haluskan 3 siung bawang putih.


3. Dalam mangkok terpisah yang cukup besar, campur bawang putih yang sudah dihaluskan + kecap manis + saus teriyaki + gula pasir + garam + jahe, aduk merata.


4. Masukkan udah kedalam bahan rendaman tadi, aduk hingga merata kemudian tutup dengan plastik dan diamkan di lemari es kira-kira 1-2 jam, supaya bumbu meresap dengan baik.


5. Panaskan 1 sdm minyak wijen + 1 sdm minyak goreng, tumis bawang bombay hingga setengah matang dan berbau harum, angkat, sisihkan.


6. Panaskan 1/2 sdm minyak wijen + 1/2 sdm minyak goreng, tumis 2 siung bawang putih yang sudah dikeprek sampai harum, kemudian masukkan udang bersamaan dengan saus rendaman. Aduk-aduk hingga merata kira-kira 3 menit sampai matang.


7. Masukkan tumisan bawang bombang dan potongan daun bawang, aduk cepat, dan angkat dari api.


8. Prawns teriyaki, siap untuk disajikan.

Catatan :
Jangan memasak udang diatas api terlalu lama karena udang akan menjadi keras dan liat, manis dan gurihnya udang akan hilang apabila dimasak diatas api terlalu lama. Perhatikan dengan seksama saat memasaknya.

Friday, February 24, 2012

Ceker Masak Kecap Ala Chinese Jawa

Ceker ini kesukaanku, Ruth dan Jeff. Kalau Jeff sukanya dimasak ala chinese yang merah di dimsum itu. Buatku dan Ruth apa aja yang penting judulnya ceker hihihihi....ini salah satu masakan ceker favorit ku. Yang ngajarin bikin masalah ceker ini Lili, temen SMA. Gampang dan nyuss hasilnya deh, dijamin!



Bahan-bahan:
20 biji ceker ayam, cuci bersih dan bersihkan. Boleh dipotong 2 terserah aja
minyak goreng untung menggoreng ceker
4 siung bawang putih, keprek
1 buah bawang bombay, rajang halus
2 ruas jahe, potong tipis
3 cabai merah besar, potong serong tipis
3 cabai hijau besar, potong serong tipis
4 batang daun bawang, potong sesuka
3 sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng
1 sdm angciu (optional)
1 sdm kecap asin cap ikan
kecap manis sesuai selera, klo orang Jawa Tengah suka pake banyakan
lada bubuk secukupnya
garam secukupnya
gula pasir secukupnya
air secukupnya

Cara :
1. Goreng ceker dalam minyak panas sampai bener-bener mateng, agak gosong dikit juga boleh malah enak. 2. Tiriskan sebentar, langsung rendam di dalam air dingin dan tutup rapat. Diamkan sampai ceker terlihat melembung dan kulitnya seperti kerecek - kalau sudah dalam kondisi seperti ini ceker siap dimasak.
3. Panaskan minyak wijen dan minyak goreng, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu, masukkan jahe, aduk sampai wangi. Masukkan irisan cabe merah dan cabe hijau, aduk-aduk lagi sampai layu.
4. Masukkan ceker, tambahkan kecap manis, kecap asin, angciu, garam dan pala bubuk. Tambahkan air sampai ceker terendam, aduk rata. Tutup dan diamkan sampai bumbu meresap.
5. Setelah bumbu meresap dan air tinggal sedikit, masukkan gula pasir secukupnya, aduk diamkan sampai mendidih satu kali kemudian angkat.

Ceker boleh langsung dinikmati...tapi ada satu step lagi klo memang bener-bener hasilnya empuks seperti dimsum yang dijual di resto. Yaitu setelah diangkat, kukus lagi dalam dandang yang sudah dipanaskan sebelumnya selama 30 menit - 1 jam. Hasilnya beneran empuks dan yummyyy....