Buku Resep Online ini berisikan resep-resep favorite keluarga kami yang kami ambil dari berbagai sumber yang telah menginspirasi dapur kami secara luar biasa.

Anda diperkenankan untuk melihat-lihat dan mencoba resep yang ada disini. Percayalah memasak dan membuat kue itu sungguh asyik dan menyenangkan lho...tidak sesulit yang anda bayangkan. Bahkan bisa melibatkan seluruh anggota keluarga.


Showing posts with label Ayam. Show all posts
Showing posts with label Ayam. Show all posts

Wednesday, March 6, 2013

Sop Ayam Sayuran

Jenis masakan lain yang tidak pernah absen setiap minggunya di rumah kami yaitu Sop Ayam Sayuran.



Bikin sop ini mudah kan ya....bumbunya simple. Dan sekali lagi kalau di rumah kami, bumbu sop gak pake ditumis dulu. Semua masuk bareng rebus bareng dengan dagingnya dimulai dengan air dingin dengan api kecil. Aku belajar ini dari acara Master Chef Australia. Kalau dulu belajarnya air mendidih dulu baru dimasukin itu ayam dan bumbu yang sudah ditumis, udah lama aku tinggalkan itu. Dan terbukti memang rasa kaldu dan bumbunya lebih  menyatu, dan yang aku suka lagi, kuah kaldunya bening dan segar tak berminyak. Memang siy, syarat lain, jangan sampai ada tuh kulit ayam nyemplung ke my soup hihihihihi.....


Bahan - Bahan :

1/2 ekor ayam, siangi dan potong-potong kecil untuk sop, buang semua kulit ayamnyam cuci bersih
1 buah jeruk nipis
3 siung bawang putih, keprek
1 buah bawang bombay, potong 4 bagian
100 gr buncis, siangi, potong-potong kecil 2cm
2 buah wortel ukuran besar, potong-potong kecil sesuka
1 buah kentang ukuran besar, potong-potong kecil sesuka
1 buah tomat potong 8
3 helai daun bawang, potong 2cm
3 helai daun seledri, potong 2cm
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1,5 liter air


Cara Membuat :

1. Lumuri potongan ayam dengan air jeruk nipis, diamkan 30 menitan, sisihkan.

2. Masukkan potongan ayam ke dalam panci, masukkan bawang putih keprek dan bawang bombay, tambahkan air, masak diatas api kecil sampai mendidih dan ayam empuk. Sesekali buah busa dan kotoran yang terapung diatas.

3. Masukkan kentang, diamkan selama 2 menit, tambahkan wortel, diamkan selama 1 menit, tambahkan buncis, diamkan selama 1 menit sampai semua mendidih.

4. Masukkan daun bawang, daun seledri, tomat, garam dan gula pasir, aduk rata dan cicipi sampai sesuai selera langsung angkat dari api supaya sayuran tidak over cooked.

*) Saat melumuri ayam dengan air perasan jeruk nipis, aku tidak pernah cuci ayamnya kembali. Air jeruk nipis yang menempel pada ayam, menambah kaya citarasa setiap masakan *imho*

Tuesday, March 5, 2013

Opor Ayam Tahu



Seperti yang aku bilang di postingan sebelumnya, temen tumis taoge kacang panjang di meja makan kami adalah Opor Ayam Tahu :-)

Opor Ayam Tahu ini masakan kesukaan Ruth, terutamanya sekali. Ni anak gak ada bosennya sama opor, dan saat dia minta dimasakin opor ayam tahu kesukaannya memang kondisi tubuh Ruth sendiri sedang kurang fit karena batuk pilek.

Seperti biasa, kalau sudah melibatkan santan dan kemiri, maka aku sama sekali tidak pernah menumis bumbu, semua langsung masuk cemplung bareng dengan santan dan rasanya pun tetap sedap.

Bahan - bahan :

1 ekor ayam, siangi, buang semua kulitnya (kalau saya) potong 12 bagian
1 buah jeruk nipis
10 buah tahu goreng
10 butir kemiri
5 siung bawang putih
10 siung bawang merah
1/2 sdm ketumbar
1 sdt lada bubuk
3 cm jahe
5 cm lengkuas
5 cm kunyit
3 batang serai
 5 lembar daun salam
7 lembar daun jeruk
1/2 sdm garam
100 gr gula merah, sisir halus
500 liter santan kental dari 1 butir kelapa
1 liter air
bawang merah goreng untuk taburan


Cara membuat :

1. Lumuri ayam dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama 30 menit, sisihkan.

2. Haluskan kemiri + bawang putih + bawang merah + ketumbar + jahe + lengkuas + kunyit.

3. Siapkan panci, alasi dasar panci dengan daun salam + daun jeruk + serai. Susun ayam diatasnya, tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan + garam + gula merah sisir + lada bubuk + air. Masak dengan api kecil sampai mendidih dan ayam empuk.

4. Tambahkan tahu, aduk rata sampai mendidih. Tambahkan santan, aduk-aduk terus jangan sampai santan pecah. Jangan lupa cicipi sampai rasa yang pas selera.

5. Saat menyajikan tambahkan bawang goreng. Yummmm!

Angsio Ceker (Kaki) Ayam

Ayam...dan ayam lagi...huehehehehe....semoga yang melongok ke blog ini gak bosen ya :-)

Ceker ayam niy, kesukaan kami sekeluarga. Mau diapain aja pasti lahap. Nah...dari sekian resep yang sudah aku coba, yang belum pernah dicoba sama sekali adalah Angsio Ceker Ayam. Tiap kali kami pergi ke chinese restoran or dimsum place, anak-anak akan tanya : "Ma, bisa bikin ginian nggak Ma?." Dan dengan PD nya aku akan menjawab : "Bisa!." Anak-anak akan tanya lagi : "Kapan????."


Maka jadilah di sebuah weekend aku akhirnya memantapkan diri membuat Angsio Ceker Ayam berdasarkan resep dari NCC (Natural Cooking Club). Resep ini tentunya mengalami modifikasi di dapurku seperti biasa karena ada juga bahan yang gak tersedia di rumah hehehehe....Berikut resepnya ya,

Bahan-bahan :

1 kg ceker ayam
5 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
2 cm jahe, keprek
1 sdm saos tiram
2 sdm kecap asin
2 sdm kecap mushroom (ini gak pake - gak punya)
2 sdm angciu
3 sdm gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt kaldu bubuk
1,5 liter air
1 sdm angkak, haluskan
2 buah cabe merah besar iris
1 sdm minyak wijen
1 sdm kanji / tepung tapioka encerkan dengan air

Cara Membuat :

1. Bersihkan ceker, goreng hingga benar-benar kering. Rendam ceker dalam air es selama kurang lebih 3 jam.


2. Tumis bawang putih sampai harum, tambahkan jahe dan masukkan ceker, aduk cepat merata.

3. Masukkan air, tambahkan saos tiram + kecap asin + kecap mushroom + angciu + gula pasir + garam + lada bubuk +  kaldu bubuk + angkak. Aduk merata, rebus ceker dengan api kecil sampai empuk dan bumbu meresap, boleh pakai panci presto.

4. Ketika ceker sudah empuk, bumbu meresap dan air tinggal sedikit, masukkan minyak wijen, aduk merata.

5. Tambahkan larutan tepung kanji, aduk cepat kembali. Terakhir masukkan irisan cabai merah, aduk rata dan sajikan.

Hasilnya....yuuummmm!!! aku tanya ke Jeff dan anak-anak semua angkat jempol. Mereka bilang rasanya sudah plek sama seperti yang di resto. Uhuyyyy!!!

*) Notes : harap hati-hati saat menggoreng ceker hingga kering karena ceker saat digoreng sering meletus.

Ayam Kari



Naaahh....ini yang aku bilang di postingan sebelumnya bahwa pada saat proses memasak Ayam Bakar ala Padang, ternyata aku menemukan bahwa dalam proses masak tersebut, exactly dengan bumbu yang sama, dapat tercipta pula Ayam Kari yang lezaaaatttt!!....bedanya kalau bikin ayam Kari nggak perlu dibikin asat airnya, cukup kuahnya asat separo. Hasilnya benar-benar mantap, dan senangnya lagi Ruth dan Jonathan sukaaa bangettt....

Oh ya, dalam setiap masakan yang aku buat dengan pemakaian santan dan kemiri, bisa diperhatikan selalu prosesnya aku tak pernah menumis bumbu, tapi langsung direbus. Mengapa demikian? karena santan dan kemiri sudah menghasilkan minyak, aku gak mau lagi nambah minyak dalam masakan yang aku hasilkan.

Apakah langu hasilnya? Ehm...entah hidung dan lidahku yang nggak sensitif, tapi menurutku baik-baik saja, bahkan Jeff pun memuji. Bedanya, masakanku tetap lezat tanpa ada rasa mbleneg dari minyak berlebihan.

Resep Kari Ayam ini plek ketiplek sama resep ayam panggang ala padang sebagai berikut,

Bahan-bahan :

2 ekor ayam kampung masing-masing potong 4



1 buah jeruk nipis
20 butir bawang merah
10 siung bawang putih
20 butir kemiri
1 sdm ketumbar
1 sdt lada bubuk
10 cm kunyit
5 cm jahe
7-8 cm lengkuas
2 liter santan dari 1 butir kelapa
3 batang serai memarkan
5 lembar daun salam
8 lembar daun jeruk
6 buah cabe merah besar buang bijinya
75 gr gula merah
1 1/2 sdm garam (kalau kurang asin silahkan ditambah)

Cara Membuat :

1. Kucuri ayam yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, sisihkan.

2. Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk, daun salam dan serai

3. Rebus ayam dengan santan dan bumbu langsung tanpa bumbu perlu disangrai. Tambahkan daun jeruk, daun salam dan serai yang sudah di keprek pangkalnya. Masak dengan api kecil sampai ayam lunak dan bumbu meresap. Bila santan / air sudah berkurang setengahnya, matikan api.

Ayam Panggang Ala Padang



Kedua anak-anakku, Ruth dan Jonathan penggemar ayam bakar. 2 minggu terakhir ini Kakak Ruth selalu menyebut "Kapan ya...Mama bikin ayam bakar lagi...??" Kebetulan Sabtu minggu lalu sedang gak pengen ada acara kemana-mana. Pulang dari OR lari dan jalan pagi keliling kompleks aku  mampir ke tukang sayur langganan di depan Cluster yang bawaannya lumayan lengkap mirip dengan dagangan di pasar. Cihuyyy masih kebagian ayam kampung deh...langsung beli 2 ekor dan potong 4 masing-masing.

Tiap kali aku pergi ke pasar atau nyamperin dagangan tukang sayur selalu saja bawaannya laper mata. Segala jenis pengen dibeli dan dioleh seperti aku punya waktu banyak saja hehehehehe.....andaikan ada kantor yang mengijinkan aku tiap pagi masak dulu baru berangkat ke kantor siangan gituh....hahahahaha....gampar aja deh biar bangun dan sadar kembali.

Anyway, kembali ke Ayam Panggang! Kakak Ruth berpesan supaya kali ini aku bikin ayam bakar yang agak pedas. Browsing-browsing cuman via BB dan karena layar mini rada males akhirnya memutuskan untuk mengarang indah saja sesuai feeling. Yang kebayang adalah ayam bakar ala padang karena bumbunya kebetulan ada semua dan kebeli di tukang sayur. Apakah ini layak dibilang ayam bakar ala padang? entahlah....aku sebut begitu karena bumbunya yang beragam, kuning merah warnanya hihihihihi.....emaknya Ruth dan Jo ngasal aja dehhh....

Anyway, hasilnya yummy lhooo bahkan dari olahan ini muncul masakan lain yang diluar dugaan dan akhirnya jadi kesukaan anak-anak juga hahahaha...hemat energi bener-bener, sekali olah 2 masakan keluar. Ini yang ayam bakar duluan ya....

Bahan - bahan :

1 ekor ayam kampung potong 4 bagian (aku pakai 2 ekor ayam dapet 8 potong)



1 buah jeruk nipis
20 butir bawang merah
10 siung bawang putih
20 butir kemiri
1 sdm ketumbar
1 sdt lada bubuk
10 cm kunyit
5 cm jahe
7-8 cm lengkuas
2 liter santan dari 1 butir kelapa
3 batang serai memarkan
5 lembar daun salam
8 lembar daun jeruk
6 buah cabe merah besar buang bijinya
75 gr gula merah
1 1/2 sdm garam (kalau kurang asin silahkan ditambah)

Cara Membuat :

1. Kucuri ayam yang sudah dibersihkan dengan air perasan jeruk nipis, diamkan selama kurang lebih 15 menit, sisihkan.

2. Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk, daun salam dan serai

3. Rebus ayam dengan santan dan bumbu langsung tanpa bumbu perlu disangrai. Tambahkan daun jeruk, daun salam dan serai yang sudah di keprek pangkalnya. Masak dengan api kecil sampai ayam lunak dan bumbu asat meresap. Kalau punya presto boleh dipakai prosesnya jauh lebih cepat.

4. Bakar ayam di pan yang sudah dioles dengan sedikit minyak. Sambil di bolak balik dan disemir dengan sisa bumbu.

5. Ayam bakar siap disajikan.

Monday, January 28, 2013

Ayam Goreng Kremes



Seluruh keluargaku doyaaann banget sama yang namanya ayam goreng kremes. Selama ini beli melulu dan menurutku dan anak-anak yang paling juara rasanya tetep masih dipegang oleh RM 88 di Sentra Eropa, Kotawisata. Saat Ruth memberikan tantangan untuk membuat ayam goreng kremes sendiri, aku ublek-ublek resep di internet dan akhirnya jatuh hati sama resep dari http://uplekuplek.multiply.com

Aku contek plek ketiplek resep ini. Kalaupun ada yang aku adjust cuman very very little. Contoh di resep asli pakai chicken powder, aku skip, nggak pake. Dan untuk resep kremesan disitu ditambahkan garam, aku pilih skip karena kami sekeluarga kurang suka asin, sedang sajah.

Hasilnya enak juga, dapat pujian dari suami dan anak-anak cuman menurut Ruth, secara jujur dia menyampaikan kalau masih enakan ayam kremes Kotawisata. Ehm...nggak papa, gak boleh patah semangat, kapan-kapan coba lagi...caiyooo! hehehehe...

Berikut resep ayam kremes dari http://uplekuplek.multiply.com yang aku rubah sedikit banget.

Bahan - bahan :

Ayam kampung 1 ekor, potong 4 bagian (kalau saya buang bagian kepala dan cekernya)

Bumbu halus :
1 sdm garam
3 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
3 butir kemiri
1 ruas kunyit
1cm lengkuas
1 cm jahe
3 batang sereh, memarkan
5 lembar daun jeruk

Pelapis :
100 ml santan
50 gram tepung tapioka
1 butir telur
1/4 sdt garam

Kremesan :
50 gram tepung tapioka
20 gram tepung beras
425 ml air rebusan ayam
1 butir kuning telur (atau 1/2 butir telur kocok)

Cara membuat :

1. Cuci bersih ayam, lumuri dengan air jeruk nipis, sisihkan.

2. Campur semua bahan pelapis jadi satu, aduk rata dalam wadah, sisihkan.

3. Lumuri ayam dengan bumbu halus hingga rata. Letakkan sereh dan daun jeruk sebagai alas panci (kalau punya panci presto - saya gak punya jadi pakai panci biasa). Susun ayam diatas sereh dan daun jeruk, tuangi air hingga terendam semuanya.

4. Ungkep ayam selama kurang lebih 1-2 jam dengan api kecil (kalau pakai panci presto pastinya lebih cepat).

5. Setelah ayam matang, empuk dan bumbu meresap, angkat dan tiriskan. Jangan lupa air ungkepan jangan dibuang, sisihkan 425ml untuk membuat kremesan.

6. Celupkan ayam yang sudah diungkep ke dalam bahan pelapis, Goreng dengan minyak panas sampai kuning kecoklatan, tapi tidak terlalu kering ya. Angkat.

7. Campur semua bahan kremesan, aduk merata. Ambil 1 sendok sayur ukuran kecil, tuang secara bertahap dalam minyak panas, goreng sampai kering.

8. Sajikan ayam goreng bersama kremesan.

Friday, January 25, 2013

Ayam Goreng Kuning Padang



Resep ini aku dapat dari Mama Mimi dan sekali mencoba sepertinya aku belum ingin beralih ke resep ayam goreng kuning yang lain. Waktu Mama kenalin aku ke resep ini rasanya nggak percaya kalau resepnya begitu doang, tapi beneran hasilnya uenaakk...suami dan anak-anakku sukaa sekali karena hasilnya beneran gurih dan garing tapi nggak kering. Langsung aja yuk resepnya sebagai berikut....

Bahan - bahan :
1 ekor ayam potong 8 (untuk hasil terbaik gunakan ayam kampung)
1 buah jeruk nipis
2 buah kunyit tua, masing-masing panjangnya 6-7cm
125 gram kemiri
1 1/2 sdm garam (atau sesuai selera)
1 1/2 liter air
500 ml minyak goreng

Cara membuat :
1. Siangi ayam sampai bersih, kucuri dengan air perasan jeruk nipis diamkan selama kurang lebih 30 menit kemudian bilas dan cuci bersih lagi.


2. Haluskan kunyit + kemiri + garam


3. Masukkan bumbu kedalam panci yang berisi potongan ayam, tambahkan air, ungkep dengan api kecil sampai setengah asat dan bumbu ayam meresap dengan baik



4. Goreng ayam dengan minyak hangat dan api sedang sampai kuning kecoklatan, angkat dan sajikan bersama dengan bumbu ayam yang sudah digoreng juga.

Monday, November 12, 2012

Ayam Kecap aka Semur Ayam



Ayam Kecap atau Semur Ayam ini adalah sebuah  makanan sederhana yang kalau pembuatannya tepat rasanya meresap sedep banget. Yang membedakan masakan ayam kecap buatan Mamanya Ruth dan Jo dengan buatan mbak ART di rumah yang pernah mencoba bikin juga adalah, proses dalam memasak ayam ini. Proses merebus ayam dalam bumbu kecap yang aku lakukan lebih lama dan dilakukan dengan api kecil secara telaten supaya hasilnya benar-benar cantik dan bumbunya meresap sempurna. Terbukti masakan ayam kecapku selalu jadi idola hehehehe...satu hal lagi, supaya lebih sehat no kulit dan lemak ayam disini ya hihihihi.....maaf aku nggak fotoin step by step nya. Belum sempat, semoga next time masak lagi kerekam step by stepnya sehingga bisa melengkapi resep di blog ini.

Bahan-bahan:

1 ekor ayam
3 siung bawang putih, keprek kemudian cincang halus
5 siung bawang merah, iris halus
1 buah bawang bombay ukuran sedang, iris halus
3 lembar daun bawang, potong-potong 1-2cm
1 buah tomat ukuran sedang
1 sdm minyak goreng
1 sdm minyak wijen
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1/3 cup kecap manis
1 sdm kecap asin
1 1/2 liter air

Cara Membuat:

1. Potong ayam menjadi 8 - 12 bagian, buang bagian kepala dan ceker, buang kulit dan lemak ayam yang menempel pada daging.

2. Panaskan campuran minyak goreng dan minyak wijen. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum kemudian masukkan irisan bawang bombay aduk-aduk sampai bawang bombay layu dan berbau harum.

3. Masukkan potongan ayam, aduk-aduk sampai tercampur dengan bumbu tumisan.

4. Masukkan air, tambahkan garam, gula pasir, lada bubuk, kecap manis dan kecap asin. Aduk hingga semua tercampur rata, kecilkan api dan masak dengan api kecil sampai sekitar 1 jam dengan sesekali diaduk dan ayam di bolak balik supaya bumbu meresap secara merata.

5. Setelah kondisi air sudah kira-kira tinggal 1/3 atau orang Jawa bilang nyemek, masukkan potongan daun bawang dan tomat. Aduk cepat sekali lalu matikan api.

Wednesday, September 19, 2012

Ayam Bakar Klaten


Ayam bakar merupakan salah satu  makanan favorit Ruth dan Jonathan. Jadi kali ini Emaknya Ruth dan Jo akan mencoba membuat ayam bakar favorite mereka yaitu yang rasanya gurih manis. Karena faktor manis inilah pilihanku jatuh kepada Ayam Bakar Klaten.

Hasil dari searching resep di internet, pilihan resepku jatuh kepada resep milik Keluarga Nugraha. Ada sedikit adjustment di takaran garam karena aku hanya pake 1 sdt instead of 1sdm dari ukuran resep milik Keluarga Nugraha, dan juga ada satu ingredient yang ketinggalan karena waktu belanja di pasar aku pikir jahe sudah termasuk dalam belanjaan bumbu dapur ternyata belum hihihihi...ya sudah di skip jahenya. Tapi over all, aku cocok sekali dengan resep dari Keluarga Nugraha. Terima kasih Keluarga Nugraha, untuk sharing resepnya.

Resep dari Ayam Bakar Klaten Keluarga Nugraha dengan sedikit adjustment dari Joris' Kitchen sbb: (please note saya bikinnya 2 ekor ayam sekaligus jadi resep ini saya kalikan 2 ya....)


Bahan - Bahan :
1 ekor ayam bagi 4 (aku pakai ayam pejantan)
4 lembar daun salam
2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
20 gr asam jawa, larutkan dan remas-remas dalam 3sdm air panas, ambil airnya
500 ml santan

Bumbu yang dihaluskan:
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdm ketumbar
5 butir kemiri
1/2 sdt merica bubuk
1 ruas kunyit
1 ruas lengkuas, keprek
50 gr gula merah (gula jawa), sisir halus
1 sdt garam
1 sdm gula pasir

Cara Membuat:

1. Bersihkan ayam, potong 4 bagian.

2. Larutkan asam jawa dalam air panas, remas-remas dan ambil airnya.



3. Haluskan bumbu.


4. Panaskan wajan, tambahkan sedikit minyak untuk menumis dan tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan daun salam dan sereh, aduk-aduk rata sampai tercium aroma wangi.



5. Tambahkan air asem jawa, aduk merata hingga tercampur ke bumbu. Kemudian masukkan potongan ayam, aduk merata dengan bumbu.


6. Setelah ayam bercampur dengan bumbu hingga merata dan dalam penggorengan beberapa saat, masukkan santan. Masak ayam berbumbu dengan santan sampai semua meresap ke dalam ayam dengan baik. Sesekali di aduk supaya santan tidak pecah.


7. Setelah santan asat, angkat dari api. Aku memasak santan dan ayam ini dalam api kecil sekitar 2 jam dan hasilnya daging ayampun jadi empuk.


8. Siapkan bakaran - aku pakai pan karena panasnya lebih cepat merata. Jangan lupa bolak balik ayam dan tiap kali oleskan sisa bumbu ke bagian ayam saat memanggangnya.


10. Setelah ayam kecoklatan, angkat dan siap untuk disajikan.


Monday, August 27, 2012

Samgyetang aka Korean Ginseng Chicken Soup

Nah...ini adalah menu baru favorite keluarga. Yups udah satu tahun terakhir ini Ruth dan Jo love Korean food terutama sekali si Samgyetang ini. Bolak balik ke korean restaurant kok sajak pricy yaa...mari kita coba sendiri yukss...dan since berani mencoba berani pula menghargai kenapa makanan satu ini cukup mahal. Ayamnya siy murah, cobalah beli ginseng nya! hahahaha....klo nggak gubrakkss...belum lagi lamanya memasak yang ngabisin gas. Dicoba pake presto boleh aja siy biar lebih cepat tapi tarohan, rasanya gak akan selezat slow cooking di mangkok sapo ataupun mangkok korea yang item itu. Berhubung aku blum punya mangkok tanah korea yang item-item itu, pake mangkok sapo yang available di rumah.

Samgyetang ini adalah sup wajib orang Korea kala musim panas. Tadinya aku bingung, kok musim panas ya? Klo di negara Eropa, Amerika, Australia, sup-supan dikonsumsi mostly saat musim dingin ini kenapa musim panas ya??? ternyata kolaborasi ginseng, bawang putih dan red dates ini bikin adem di badan dan fit saat summer time dimana orang-orang biasanya full aktivitas. Khasiat sup ini memang luar biasa, sudah yummy...sehat lagi!



Bahan-Bahan :

1 ekor ayam uk kecil (aku pake ayam pejantan - klo ayam kampung terlalu keras)
12 siung bawang putih
6 buat korma merah aka red dates aka jujubes aka detchu
2 buah ginseng (kalau beli yang dried, rendam semalaman)
2 buah water chesnut (kalau beli yang dried, rendam semalaman) atau bisa diganti dengan 12 biji teratai (aku modif sendiri - beli dried rendam 1-2 jam) or skip aja
1 batang daun bawang
5 cups air
garam
lada bubuk secukupnya

Cara Memasak :

1. Bersihkan ayam, hilangkan isinya, klo saya, bagian ceker, leher dan kepala, juga ujung sayap, saya buang. Kosongkan isi perut ayam.


2. Masukkan 1 buah ginseng, 1 buah water chesnut (kemarin saya ganti dengan 6 buah biji teratai), 6 siung bawang putih, dan 3 buah red dates ke dalam bagian dalam ayam.


3. Semat bagian belakang ayam dengan tusuk gigi supaya isian dalam ayam tidak berhambur keluar


4. Masukkan ayam ke dalam pot, tambahkan air


5. Masukkan sisa bumbu utuh ke dalam pot, masak dengan api kecil selama kurang lebih 2 jam


6. Bila air mendidih, tambahkan 1 sdt garam. Saat memasak ayam ini dan air dalam kondisi mendidih  pasti keluar buih, buang buihnya sampai bersih, tambahkan air sampai ayam terendam kembali dan terus lakukan sampai ayam matang sempurna dan empuk.


7. Bila ayam sudah matang sempurna, tambahkan garam dan lada bubuk sesuai selera, dan taburi dengan daun bawang yang sudah dicincang halus. Siap disajikan panas-panas. :-)


Friday, February 24, 2012

Ceker Masak Kecap Ala Chinese Jawa

Ceker ini kesukaanku, Ruth dan Jeff. Kalau Jeff sukanya dimasak ala chinese yang merah di dimsum itu. Buatku dan Ruth apa aja yang penting judulnya ceker hihihihi....ini salah satu masakan ceker favorit ku. Yang ngajarin bikin masalah ceker ini Lili, temen SMA. Gampang dan nyuss hasilnya deh, dijamin!



Bahan-bahan:
20 biji ceker ayam, cuci bersih dan bersihkan. Boleh dipotong 2 terserah aja
minyak goreng untung menggoreng ceker
4 siung bawang putih, keprek
1 buah bawang bombay, rajang halus
2 ruas jahe, potong tipis
3 cabai merah besar, potong serong tipis
3 cabai hijau besar, potong serong tipis
4 batang daun bawang, potong sesuka
3 sdm minyak wijen
1 sdm minyak goreng
1 sdm angciu (optional)
1 sdm kecap asin cap ikan
kecap manis sesuai selera, klo orang Jawa Tengah suka pake banyakan
lada bubuk secukupnya
garam secukupnya
gula pasir secukupnya
air secukupnya

Cara :
1. Goreng ceker dalam minyak panas sampai bener-bener mateng, agak gosong dikit juga boleh malah enak. 2. Tiriskan sebentar, langsung rendam di dalam air dingin dan tutup rapat. Diamkan sampai ceker terlihat melembung dan kulitnya seperti kerecek - kalau sudah dalam kondisi seperti ini ceker siap dimasak.
3. Panaskan minyak wijen dan minyak goreng, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu, masukkan jahe, aduk sampai wangi. Masukkan irisan cabe merah dan cabe hijau, aduk-aduk lagi sampai layu.
4. Masukkan ceker, tambahkan kecap manis, kecap asin, angciu, garam dan pala bubuk. Tambahkan air sampai ceker terendam, aduk rata. Tutup dan diamkan sampai bumbu meresap.
5. Setelah bumbu meresap dan air tinggal sedikit, masukkan gula pasir secukupnya, aduk diamkan sampai mendidih satu kali kemudian angkat.

Ceker boleh langsung dinikmati...tapi ada satu step lagi klo memang bener-bener hasilnya empuks seperti dimsum yang dijual di resto. Yaitu setelah diangkat, kukus lagi dalam dandang yang sudah dipanaskan sebelumnya selama 30 menit - 1 jam. Hasilnya beneran empuks dan yummyyy....